Hakekat Manusia
  • Manusia adalah makhluk reaktif yan g tingkah lakunya dikontrol oleh faktor-faktor dari luar.
  • Perubahan yang terjadi dalam diri manusia adalah sebagai indikasi adanya proses belajar.
  • Manusia tidak ada dan tetap tidak akan ada kebebasan memilih, yang ada adalah hukum perangsang dan gambaran terhadap rangsangan tersebut(the laws of stimulus and response)
  • Tingkah laku dipelajari ketika individu berinteraksi dengan lingkungan, melalui hukum-hukum belajar : pembiasaan klasik, pembiasaan operean dan peniruan.

 

Teori Perkembangan Kepribadian

Behaviorisme mengikuti metode eksperimen. Perhatian mereka hanya tertuju terhadap prilaku yang dapat diamati secara ilmiah, hassil yang dapat diukur itulah yang diperhitungkan atau yang menjadi fokus perhatian. Contoh anak kecil menangis karena lapar. Kaum behavioralisme mengutamakan untuk mengubah perilaku bayi tersebut untuk tidak menangis, bukan laparnya.

Selanjutnya perkembangan kepribadian didasari atas tiga prinsip belajar yaitu:

  • Clasical or respondent, Oprent conditioning,
  • dan Imitative learning.

Berikut perbandingan antara Clasical or respondent dan Oprent conditioning

  • Pengkondisian klasik
  • Pavlov
  • Stimulus yang terlihat: respon
  • Manusia berespon tapi tidak dapat Mengubah lingkungannya
  • pengkondisian operan
  • Skinner
  • Stimulus tidak terlihat: respon (refleks) (tidak reflek)
  • Manusia dapat mengatur lingkungannya
Konsep-konsep Penting dalam Behaviorisme
Reinforcement
  • Reinforcement merupakan konsep dasar dalam perubahan prilaku aliran behavioral. Reinforcement ada bersifat positif dan negatif. Reinforcement negatif hanya memberitahu apa yang salah bukan apa yang benar. Contoh anak kecil ngompol di tempat tidur,lalu orang tua memarahi. Gunakanlah penguat negatif untuk menghentikan berlangsungnya prilaku yang tidak dikehendaki. Reinforcement positif, bertujuan untuk meneruskan/meningkatkan perilaku yang diinginkan. ketika anak menampilkan prilaku yang dikehendaki, lalu orang tua memberi hadiah.
  • Dalam pemberian reinforcement ada yang bersifat ratio dan interval
  • Proses perkembangan behavioral terdiri dari Extinction, generalization, discrimination and shaping.
  • Extinction adalah perubahan prilaku yang awalnya tidak senang, laman kelamaan menjadi senang, Ex awalnya anak takut pada ayahnya, kemudian berangsur hilang . Hilangnya rasa takut pada ayah itulah yang disebut proses extintion.
  • Generalization adalah prilaku tidak senang pada orang yang mirip dengan orang yang tidak disenanginya. Misal, takut pada ayah, juga takut pada polisi, guru dll.
  • Diskriminasi adalah prilaku yang awalnya tidak senang, tapi tetap berusaha mengenali lebih dekat lagi, sehingga perasaan yang awalnya tidak senang berubah sedikit demi sedikit menyenangi.
Teori Kepribadian

Perbedaan antara tingkah laku normal dan salah suai tidak terletak pada bagaimana tingkah laku-tingkah laku itu dipelajari,melainkan pada tingkat kesesuaiannya terhadap tuntutan lingkungan. Tingkat kesesuaian ini akan menentukan apakah individu tidak lagi mendapat kepuasan dengan tingkah lakunya itu, dan ataukah akan timbul konflik antara individu dan lingkungan.

Tujuan Konseling

Tujuan konseling harus dinyatakan dalam bentuk dan istilah-istilah khusus, melalui:

  • Problem Defenition. Ini penting sebagai inisial stetement, yang dianalis meliputi kapan, dimana, dan bagaimana serta sama siapa terjadinya pemampilan prilaku tersebut.
  • Developmental and Social History, untuk mengungkapkan kesuksesan/kegagalan, kekuatan/kelemahan, pola hubungan interpersonal, dll
  • Merumuskan tujuan-tujuan khusus
  • Menentukan metode untuk mencapai perubahan tingkah laku

 

Teknik Konseling

  • Teknik konseling behavioral didasarkan pada penghapusan respon yang telah dipelajari (yang membentuk pola tingkah laku) terhadap perangsang, dengan demikian respon-respon yang baru akan dapat dibentuk.
  • Teknik Umum:
    • Shaping: memodifikassi tingkah laku melalui pemberian penguatan.
    • Extinction: mengurangi frekuensi berlangsungnya tingkah laku yang tidak diingini
    • Reinforcing uncompatible behaviors: memberikan penguatan terhadap suatu respon yang akan mengakibatkan terhambatnya kemunculan tingkah laku yang tidak diingini.
    • imitative learning: memberikan contoh atau model melalui film, tape recorder, contoh langsung,dll
    • Contracting: merencanakan prosedur pemberian penguatan terhadap tingkah laku yang diharapkan
    • Cognitive learning: memberikan penjelasan lisan tentang berbagai hal.
    • Covert reinforcement: memberikan penguatan dengan jalan membayangkan hal-hal yang berhubungan dengan tingkah laku yang menjadi objek konseling.
Sumber bacaan

James C. Hansen, Richard R. Steven, Richard W. Warner. 1977. Counseling Theory and Proces. Allyn and Bacon, Inc: Boston.

Bernard Poduska. 1990. Empat Teori Kepribadian. Restu agung: Jakarta

Nigel C.Benson dan Simon Grove. 2000. Psychologi For Beginners. Icoon Book: Inggris.

About Gebrielleizious

Hello My Name is Gabriella Yudithia I was born in August 12 I'm student in Widya Mandala University-Madiun NICE TO MEET YOU.... :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s